Peran Bahasa Belanda dalam Historiografi Modern
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran bahasa Belanda dalam historiografi modern Indonesia karena 350 tahun penjajahan meninggalkan banyak arsip kolonial seperti Algemene Secretarie Serie Verslagen, Departement van Binnenlandsch Bestuur, dan Departement van Oorlog di ANRI. Penelitian ini mengungkap bagaimana bahasa Belanda menjadi sumber primer untuk mencetak ulang sejarah nasional yang akurat. Melalui penggunaan metode penelitian kualitatif kajian literatur, penelitian ini menelusuri beberapa dokumen, jurnal, dan arsip sebagai data pendukung untuk dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahasa Belanda merupakan sumber utama dalam administrasi arsip, dokumen ekonomi VOC, dan militer kolonial. Ditambah dengan serapan kata yang kaya akan terminologi sejarah saat ini. Implikasi dari hal ini dalam dunia nyata adalah dengan mendorong pelatihan bahasa dan digitalisasi arsip supaya para peneliti historiografi lebih memiliki kesempatan untuk bergabung dalam perspektif kolonial-pribumi. Penelitian ini memiliki kelebihan berupa akses langsung terhadap arsip yang asli, namun tidak lepas juga dari kekurangannya yaitu hanya sebagai kajian pustaka tanpa adanya data lapangan sehingga berisiko tinggi dalam terjadinya bias Belanda-sentris. Sebagai saran untuk penelitian yang akan datang, penulis menyarankan pentingnya melakukan studi komparatif antara arsip Belanda dengan sumber-sumber lokal seperti Melayu atau Jawa, menggunakan teknologi artificial intelligence untuk membaca tulisan tangan lama secara masif, serta membangun kerja sama yang kuat antara ANRI dan Nationaal Archief di Belanda untuk memudahkan akses dan pemanfaatan koleksi arsip yang tersebar.