This is an outdated version published on 2025-10-17. Read the most recent version.

Etika Militer dalam Peperangan Asimetris: Relevansi Teori Perang yang Adil dan Interoperabilitas Moral di Era Operasi Modern

Authors

  • Izmi Waldani Author

Keywords:

military ethics, Just War Theory, moral injure, moral interoperability, asymmetric warfare

Abstract

Perubahan paradigma peperangan dari bentuk konvensional ke asimetris menimbulkan tantangan moral yang semakin kompleks. Peperangan asimetris, yang ditandai oleh ketidakseimbangan kekuatan, tujuan, dan taktik antara aktor negara dan non-negara, menghadirkan dilema etis baru yang tidak sepenuhnya dapat dijawab oleh teori perang klasik. Penelitian ini berfokus pada problem moral yang muncul dalam praktik perang asimetris, terutama dalam kaitannya dengan legitimasi kekerasan, tanggung jawab moral prajurit, dan batasan kemanusiaan dalam operasi militer modern. Kajian ini menggunakan metode normatif-filosofis dengan analisis literatur terhadap teori-teori etika militer klasik seperti Just War Theory Michael Walzer serta gagasan kontemporer seperti moral injury (Molendijk, 2024) dan moral interoperability (Lucas, 2016; van Baarle, 2023). Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan deontologis dan utilitarian dalam teori perang perlu diperluas dengan perspektif reflektif yang menekankan keseimbangan antara kewajiban moral, nilai kemanusiaan, dan efektivitas operasional. Etika militer modern tidak hanya menuntut kepatuhan terhadap hukum perang, tetapi juga kemampuan reflektif dan kesadaran nilai lintas budaya, agama, dan organisasi. Penelitian ini menegaskan pentingnya interoperabilitas moral sebagai fondasi baru bagi profesionalisme militer, terutama dalam konteks TNI yang berperan di lingkungan operasi multinasional dan hybrid.

Kata kunci: etika militer, Just War Theory, luka moral, interoperabilitas moral, peperangan asimetris.

Downloads

Published

2025-10-17 — Updated on 2025-10-17

Versions

How to Cite

Etika Militer dalam Peperangan Asimetris: Relevansi Teori Perang yang Adil dan Interoperabilitas Moral di Era Operasi Modern. (2025). Peperangan Asimetris, 11(1). https://fsp.jurnalmultikademia.online/pa/article/view/54