Kekalahan Mematikan sebagai Instrumen Deterrence: Analisis Retorika Strategis Cina terhadap Jepang dalam Krisis Taiwan

Authors

  • Bastari Author

Keywords:

Strategi Retorika, Penangkalan, Diplomasi Koersif, Sinyal Strategis, Selat Taiwan, Hubungan Cina-Jepang

Abstract

Ketegangan geopolitik di Asia Timur kembali meningkat setelah Cina mengeluarkan ancaman “kekalahan mematikan” terhadap Jepang terkait isu Taiwan. Ancaman ini bukan sekadar retorika agresif, tetapi merupakan instrumen deterrence yang dirancang untuk menghalangi keterlibatan pihak luar dalam konflik yang dianggap sebagai “kepentingan inti” Beijing. Artikel ini menganalisis makna strategis dari ancaman tersebut dengan menggunakan kerangka deterrence theory, coercive diplomacy, dan strategic signaling. Melalui pendekatan ini, penelitian menunjukkan bahwa retorika Cina berfungsi sebagai mekanisme pencegah multilapis yang ditujukan kepada tiga audiens utama: Jepang, Amerika Serikat, dan Taiwan. Bagi Jepang, ancaman tersebut ditujukan untuk melemahkan tekad politik Tokyo, memunculkan kecemasan domestik akan potensi perang besar, serta menciptakan persepsi bahwa Jepang menjadi target awal sebelum Amerika Serikat dapat merespons. Bagi Washington, ancaman tersebut merupakan sinyal untuk menguji keseriusan komitmen aliansi Amerika–Jepang dan menunjukkan bahwa Cina bersedia mengambil risiko eskalasi yang lebih tinggi. Sementara itu, bagi Taiwan, retorika tersebut memperlihatkan bahwa Cina siap menggunakan seluruh instrumen kekuatan nasional untuk mencegah langkah kemerdekaan de jure. Hasil penelitian menunjukkan bahwa retorika “kekalahan mematikan” tidak dapat dipisahkan dari operasi grey zone, demonstrasi kekuatan militer, dan tekanan diplomatik yang dilakukan Cina secara simultan. Ancaman ini pada akhirnya mempercepat remiliterisasi Jepang, memperkuat aliansi Amerika–Jepang, dan meningkatkan risiko miscalculation yang dapat memicu konflik regional lebih luas. Dengan demikian, retorika keras Cina berperan signifikan dalam pembentukan dinamika keamanan Indo-Pasifik kontemporer.

Downloads

Published

2025-12-25

How to Cite

Kekalahan Mematikan sebagai Instrumen Deterrence: Analisis Retorika Strategis Cina terhadap Jepang dalam Krisis Taiwan. (2025). Jurnal Diplomasi Pertahanan, 11(2). https://fsp.jurnalmultikademia.online/dp/article/view/113