KEPEMIMPINAN STRATEGIS DI LINGKUNGAN TNI GUNA MEMBANGUN BUDAYA ORGANISASI YANG TANGGUH TERHADAP KEBIJAKAN EFISIENSI PEMERINTAH

Authors

  • Andi Nur Abadi Universitas Pertahanan RI Author
  • Herly Dwiyanto Universitas Pertahanan RI Author
  • M. Kemalsyah Universitas Pertahanan RI Author

Keywords:

Kepemimpinan strategis, Budaya organisasi tangguh, Efisiensi anggaran pertahanan, Modernisasi alutsista, tni, Kesiapan operasional, Kedaulatan negara

Abstract

Kompleksitas lingkungan strategis global dan kebijakan efisiensi anggaran nasional menekan kesiapan operasional TNI, dari pemeliharaan–modernisasi alutsista hingga kapasitas pelatihan. Kondisi ini menuntut kepemimpinan strategis dan budaya organisasi yang tangguh agar fungsi pertahanan tetap optimal. Tujuan: menganalisis penerapan kepemimpinan strategis di lingkungan TNI dalam menghadapi efisiensi pemerintah, mengidentifikasi faktor pendukung serta penghambat pembentukan budaya organisasi yang tangguh, dan merumuskan strategi untuk memaksimalkan pengoperasian alutsista berteknologi terkini. Metode penelitian deskriptif kualitatif melalui wawancara terarah dengan pejabat Kemhan, Mabes TNI, dan tiga matra; studi pustaka; serta triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Analisis data menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian adalah kepemimpinan strategis memungkinkan penetapan prioritas, optimalisasi sumber daya melalui digitalisasi rapat/pelatihan berbasis simulasi, serta kesinambungan program pengadaan berkontrak multi-tahun. Faktor pendukung meliputi kepemimpinan adaptif, pelatihan berkelanjutan, komunikasi terbuka, dan kolaborasi antarmatra; sedangkan hambatan utama adalah pemangkasan anggaran, resistensi terhadap perubahan, birokrasi kaku, dan komunikasi internal yang belum efektif. Strategi kunci: perencanaan berbasis data dan risiko, pemeliharaan berbasis kondisi, integrasi sensor–komando-kendali, kerja sama antarmatra dan mitra industri/Internasional, serta perlindungan moral–kesejahteraan prajurit. Kesimpulan penelitian: kepemimpinan strategis yang ditopang budaya organisasi tangguh terbukti krusial untuk menjaga kesiapan dan daya tangkal TNI di tengah efisiensi fiskal. Implementasi terpadu—menggabungkan prioritas anggaran, adopsi teknologi, penguatan SDM, dan kemitraan—memungkinkan TNI mempertahankan efektivitas operasional sekaligus akuntabilitas penggunaan anggaran, sehingga tujuan pertahanan dan kedaulatan negara tetap tercapai secara berkelanjutan. Studi ini juga menawarkan rekomendasi praktis bagi Kemhan, Mabes TNI, dan satuan matra untuk penyusunan kebijakan, tata kelola, serta pengawasan kinerja yang efektif.

Published

2026-02-26