This is an outdated version published on 2026-02-25. Read the most recent version.

PEMBERDAYAAN INDUSTRI PERTAHANAN NASIONAL DALAM MEMENUHI  KETERSEDIAAN ALUTSISTA TNI

Authors

  • Guruh Dwi Yudhanto Author
  • SKM JURNAL UNIVERSITAS PERTAHANAN Author

Keywords:

pemberdayaan, Industri Pertahanan, Ketersediaan

Abstract

Perkembangan lingkungan strategis global yang dinamis telah membawa dampak signifikan terhadap pertahanan negara-negara di dunia, termasuk Indonesia. Salah satu contoh yang paling mencolok adalah konflik antar negara seperti perang antara Rusia dan Ukraina, yang memicu ketidakstabilan dalam hubungan internasional dan keamanan global. Dampak dari konflik ini tidak hanya dirasakan di kawasan Eropa, tetapi juga di Asia, termasuk Indonesia yang terlibat dalam sengketa Laut China Selatan. Situasi ini menimbulkan tantangan baru bagi negara-negara berkembang, khususnya dalam hal memperkuat kemandirian pertahanan nasional guna menghadapi potensi ancaman yang semakin kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan industri pertahanan nasional dalam mendukung pemenuhan kebutuhan alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI, guna mencapai kemandirian pertahanan yang tangguh dan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Penelitian ini mengkaji kebijakan pemerintah Indonesia dalam mengembangkan industri pertahanan, serta kendala yang dihadapi, seperti ketergantungan pada impor alutsista dan terbatasnya kapasitas produksi dalam negeri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa industri pertahanan nasional belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan alutsista TNI, dengan ketergantungan yang masih signifikan terhadap produk dari luar negeri. Riset dan pengembangan, serta sinergi antara berbagai kementerian, TNI, dan industri pertahanan, belum mencapai potensi maksimal. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis yang berkelanjutan guna memperkuat industri pertahanan, termasuk peningkatan kapasitas produksi, inovasi teknologi, serta kerjasama lintas sektor yang lebih erat, sehingga kemandirian alutsista dapat tercapai secara bertahap dan berkesinambungan, sesuai dengan visi pertahanan nasional.

Downloads

Published

2026-02-25

Versions