Pembinaan Kesadaran Bela Negara Generasi Muda Menghadapi Ancaman Proxy War Era 4.0R DI INDONESIA
Keywords:
Bela Negara, Generasi Muda, Proxy War, Industri 4.0, Kesadaran NasionalAbstract
Penelitian ini dilakukan dengan latar belakang tantangan yang dihadapi oleh generasi muda Indonesia dalam era Industri 4.0 dan ancaman Proxy War yang semakin nyata. Proxy War merupakan bentuk ancaman non-tradisional yang memanfaatkan teknologi digital, dan generasi muda yang merupakan pengguna aktif teknologi menjadi target utama. Ancaman ini ditandai dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi yang mempermudah penyebaran disinformasi dan propaganda. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengembangkan strategi pembinaan kesadaran bela negara di kalangan generasi muda guna menghadapi tantangan era Industri 4.0 serta ancaman Proxy War yang semakin nyata. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembinaan kesadaran bela negara perlu mengintegrasikan literasi digital dan teknologi informasi sebagai upaya meningkatkan kemampuan generasi muda dalam mengenali dan menghadapi ancaman Proxy War. Selain itu, pembinaan bela negara melalui program-program yang adaptif terhadap perkembangan teknologi menjadi kunci dalam memperkuat ketahanan ideologis generasi muda. Kesimpulannya, strategi pembinaan kesadaran bela negara yang berbasis teknologi dapat meningkatkan kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan era digital dan ancaman Proxy War. Pembinaan ini harus berfokus pada pengembangan literasi digital dan kesadaran nasionalisme yang kuat di kalangan generasi muda.