Analisis Perang Kontemporer dan Implikasinya terhadap Pembangunan Kekuatan Tentara Nasional Indonesia (TNI)

Authors

  • Irwan Achirianto Author

Keywords:

perang kontemporer, TNI, Pertahanan Nasional, perang hibrida, keamanan siber

Abstract

Perang kontemporer telah mengalami transformasi mendalam yang mengubah paradigma keamanan dan pertahanan negara di seluruh dunia. Konflik tidak lagi hanya terjadi dalam bentuk konvensional antarnegara, tetapi melibatkan aktor non-negara, teknologi disruptif, serta domain baru seperti siber dan ruang angkasa. Dalam konteks ini, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dihadapkan pada tantangan strategis untuk menyesuaikan postur, doktrin, dan kapabilitas militernya agar tetap relevan dengan karakteristik ancaman modern. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara kritis perubahan karakter perang kontemporer serta implikasinya terhadap arah pembangunan kekuatan TNI. Pendekatan penelitian bersifat kualitatif-deskriptif dengan analisis literatur terhadap kebijakan pertahanan nasional, doktrin militer, serta laporan strategis lembaga pertahanan dan keamanan internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi perang ke arah multidomain—yang mencakup perang hibrida, siber, dan informasi—menuntut pembaruan menyeluruh dalam modernisasi alutsista, peningkatan interoperabilitas antar matra, serta reformasi doktrin dan pendidikan militer. Pembangunan kekuatan TNI harus diarahkan pada integrasi teknologi tinggi, penguatan kapasitas digital, dan sinergi lintas sektor dalam kerangka pendekatan whole-of-government. Dengan demikian, TNI dituntut menjadi kekuatan pertahanan yang adaptif, responsif, dan berkelanjutan dalam menghadapi spektrum ancaman yang semakin kompleks di abad ke-21.

Downloads

Published

2025-10-17 — Updated on 2025-10-17

Versions