NATUNA SEBAGAI BENTENG TEMPUR CERDAS: TRANSFORMASI SATUAN TNI TERINTEGRASI MENGHADAPI PERANG GENERASI KEENAM

Authors

  • Arie Wibowo Magister Strategi Pertahanan Darat, Universitas Pertahanan RI Author

Keywords:

Natuna, TNI terintegrasi, kecerdasan buatan, C4ISR, perang generasi keenam

Abstract

Perubahan karakter perang menuju lingkungan multi-domain, berbasis data, dan berkecepatan mesin menuntut pembaruan cara TNI membangun daya tangkal di Natuna. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan satuan TNI terintegrasi di Natuna menghadapi karakter perang generasi keenam serta merumuskan prioritas transformasi yang relevan bagi pengambilan keputusan pimpinan TNI. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus strategis melalui telaah doktrin, literatur ilmiah, regulasi, data sekunder, observasi terbatas penulis, dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keunggulan utama Natuna terletak pada gelar kekuatan tiga matra, posisi geografis, penguasaan medan, dan fungsi pangkalan aju. Namun, efektivitasnya masih dibatasi oleh fragmentasi data, interoperabilitas komando-kendali, ketahanan jaringan, kompetensi digital personel, dukungan logistik, dan pemeliharaan. Artikel menawarkan konsep Benteng Tempur Cerdas Natuna yang bertumpu pada lima prioritas: komando-kendali terpadu berbasis data, jaringan sensor berlapis, pertahanan siber dan spektrum elektromagnetik, logistik prediktif, serta human-machine teaming yang tetap menempatkan komandan sebagai pemegang keputusan penggunaan kekuatan. Transformasi tersebut perlu dilaksanakan bertahap melalui audit kesiapan, eksperimen operasional, standardisasi data, dan pembangunan arsitektur C4ISR bersama.

Downloads

Published

2026-08-08