Strategi Penguatan Satuan Siber Dinas Pengamanan dan Sandi TNI Angkatan Udara Dalam Menghadapi Ancaman Siber

Authors

  • Oni Musmaedi Universitas Pertahanan RI Author
  • Bastari R Universitas Pertahanan RI Author
  • Yemia Hendrawoto Universitas Pertahanan RI Author

Keywords:

Ketahanan Siber, Pencegahan Siber, Pemulihan Siber

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat telah membawa dampak besar terhadap sistem pertahanan negara, terutama dengan munculnya ancaman cyber warfare. TNI Angkatan Udara (TNI AU) sebagai komponen penting dalam pertahanan udara nasional harus memiliki kemampuan cyber resilience untuk menghadapi ancaman siber yang terus berkembang. Satuan Siber Dispamsanau (Satsiberau) memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan siber, yang meliputi aspek pencegahan dan pemulihan. Namun, hingga saat ini, belum ada kajian komprehensif yang mengintegrasikan kedua aspek tersebut secara simultan dan terpadu dalam konteks TNI AU. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi penguatan cyber resilience di Satsiberau, dengan fokus pada pencegahan dan pemulihan terhadap ancaman siber. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Data diperoleh dari narasumber yang berkompeten dalam bidang pertahanan siber di TNI AU, termasuk Kasatsiber Dispamsanau. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa meskipun terdapat upaya pencegahan yang signifikan, kapabilitas personel dalam hal sertifikasi siber masih terbatas. Di sisi lain, pemulihan pasca serangan siber juga memerlukan peningkatan kapasitas teknis dan koordinasi yang lebih baik dalam respons insiden. Rekomendasi dari penelitian ini adalah perlunya pengembangan kompetensi teknis personel melalui sertifikasi internasional, penyusunan kebijakan kompetensi siber yang jelas, serta peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan siber untuk memperkuat ketahanan siber TNI AU.

Downloads

Published

2025-10-29 — Updated on 2025-10-29

Versions

Issue

Section

Research Articles