STRATEGI PERTAHANAN LAUT UNTUK MENDUKUNG PERTAHANAN IKN MELALUI IMPLEMENTASI MARITIME SURVEILLANCE SYSTEM

Authors

  • Amelia Fatimah Author
  • Salsabila Naura Mawaddah Author
  • Aries Author

Keywords:

IKN, Ibu Kota Negara, Maritime Surveillance System, Pertahanan IKN, Potensi Ancaman

Abstract

Indonesia adalah archipelagic state yang berada di antara benua Asia dan Australia, serta Samudera Hindia dan Samudera Pasifik. Indonesia memiliki wilayah perairan dengan luas hingga 5,8 juta km2, dengan panjang garis pantai sejauh 81.000 km, memiliki lebih dari 17 ribu pulau, dengan empat titik choke points di dalamnya yang dilalui oleh kapal-kapal asing. Selain itu, Indonesia juga dilengkapi dengan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) yang terbagi menjadi tiga, yakni ALKI I, II, dan III. Sebagaimana yang diketahui, terdapat rencana pemindahan Ibu Kota Negara yang ditindak lanjuti dengan menentukan lokasi di Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Penajam Paser Utara, di Provinsi Kalimantan Timur. Letak IKN tersebut berdekatan dengan negara tetangga, yakni Malaysia dan Filipina, serta berdekatan pula dengan ALKI II yang bersifat ‘terbuka’. Dengan mengesampingkan keuntungan yang didapatkan, perlu juga dipahami bahwa terdapat potensi-potensi ancaman yang dapat hadir karena letak IKN yang bersebelahan dengan negara tetangga dan ALKI II. Maka diperlukanlah implementasi dari Maritime Surveillance System duna mendukung pertahanan dari Ibu Kota Negara atau IKN.

Downloads

Published

2026-02-02

How to Cite

Amelia Fatimah, Salsabila Naura Mawaddah, & Aries. (2026). STRATEGI PERTAHANAN LAUT UNTUK MENDUKUNG PERTAHANAN IKN MELALUI IMPLEMENTASI MARITIME SURVEILLANCE SYSTEM. Strategi Pertahanan Laut, 11(1). https://fsp.jurnalmultikademia.online/spl/article/view/148