Strategi Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) Berupa Aset Tanah di Wilayah Kodau II dalam Rangka Mendukung Tugas TNI Angkatan Udara

Authors

  • Rhamdani Yogasara Universitas Pertahanan RI Author

Keywords:

Pengelolaan, Pemanfaatan, Sertifikasi, Aset Tanah BMN, Kodau I, TNI AU

Abstract

Pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) berupa aset tanah di wilayah Komando Daerah TNI Angkatan Udara II (Kodau II) menjadi aspek vital dalam mendukung tugas TNI Angkatan Udara, khususnya dalam penyelenggaraan operasi udara, pembangunan fasilitas pertahanan, dan pemeliharaan logistik. Namun, terdapat kendala seperti administrasi yang belum tertib, sertifikasi aset yang belum lengkap, dan pemanfaatan lahan oleh pihak tidak bertanggung jawab, sebagaimana tampak pada kasus Lanud Abdulrachman Saleh dan Lanud Haluoleo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui studi literatur, dokumen kebijakan, dan pengalaman kedinasan, yang diperkuat dengan analisis SWOT berbasis pembobotan numerik (IFE-EFE). Hasil menunjukkan bahwa faktor kekuatan internal lebih dominan dibandingkan kelemahan (IFE = +0,246) dan peluang eksternal lebih dominan dibandingkan ancaman (EFE = +0,245), sehingga posisi strategis organisasi berada pada Kuadran I (strategi agresif/growth oriented). Hasil ini menegaskan perlunya penguatan kompetensi sumber daya manusia (SDM), percepatan proses sertifikasi, penerapan regulasi yang konsisten, dan pemanfaatan teknologi digital. Kesimpulannya, pengelolaan yang optimal akan meningkatkan kesiapan operasional dan kepastian hukum aset negara sebagai bagian tak terpisahkan dari strategi pertahanan udara nasional.

Downloads

Published

2026-07-07