Analisis Moral Dalam Pemanfaatan Teknologi Air Power Pada Perang Teluk 1991

Authors

  • Moch. Zabin Ashari Universitas Pertahanan RI Author

Abstract

Pemanfaatan teknologi air power dalam Perang Teluk 1991 menunjukkan keunggulan militer yang signifikan melalui penggunaan pesawat siluman, rudal presisi, dan sistem navigasi canggih. Namun, penerapan teknologi ini menimbulkan dilema moral, khususnya terkait prinsip proporsionalitas dalam hukum humaniter internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip proporsionalitas dalam penggunaan air power, mengevaluasi dampak moral terhadap masyarakat sipil dan lingkungan, serta merumuskan rekomendasi strategis bagi pengembangan doktrin operasi TNI AU. Metode yang digunakan adalah analisis SWOT dengan pendekatan kualitatif, memanfaatkan data dari laporan militer, kajian internasional, dan penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun teknologi air power efektif dalam mencapai tujuan militer, penerapannya kerap mengabaikan prinsip proporsionalitas, yang berujung pada kerusakan infrastruktur sipil vital dan penderitaan jangka panjang bagi warga sipil. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan dari teknologi presisi, tetapi juga menyoroti kelemahan dalam pengelolaan risiko dampak sipil. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan aspek etis dan perlindungan sipil dalam doktrin operasi udara sangat penting agar keberhasilan militer tidak mengorbankan legitimasi moral dan dukungan publik internasional.

Downloads

Published

2026-07-08